Fisip Juara Festival Film Pendek

Fisip Juara Festival Film Pendek

MEDAN– Film Pendek dengan judul Tak Ada yang Berbeda  produksi mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Islam Sumatera Utara akhirnya keluar sebagai juara satu dengan nilai 660 pada ajang Festival Film Pendek. Penetapan juara tersebut merupakan keputusan dewan juri yang dibacakan Mihar, Jumat (5/1) di kampus Jalan SM Raja Medan.

Untuk juara dua diraih Fakultas Sastra UISU dengan judul Wonderful Woe dengan nilai 650, juara tiga diraih Fakultas Agama Islam dengan judul film Sebelah Kaki, nilai 440, dan juara empat Fakultas Kedokteran dengan judul film Tekad, nilai 375. Sedangkan juara favorit pilihan para penonton diraih Fakultas Sastra dengan jumlah pemilih yang masuk ke panitia sebanyak 45 orang dari 107 orang penonton.

Pegelaran Festival Film Pendek tersebut digelar dalam rangka memeriahkan Milad Yayasan UISU ke 67, UISU ke 66, Fak Hukum ke 66, Fak Agama Islam ke 64 dan Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan ke 60 pada 5 hingga 8 Januari mendatang di kampus Jalan SM Raja Medan.

Rektor UISU Prof. Dr. Mhd Asaad, MSi diwakili Pembantu Rektor III ketika membuka Festival Film Pendek tersebut menyatakan rasa bangganya atas kreativitas para mahasiswa UISU yang berhasil memproduksi dan berperan dalam melahirkan film-film pendek.

Kemampuan para mahasiswa memproduksi film pendek diyakini memberi manfaat bagi kemajuan UISU pada masa mendatang. Karena itu para mahasiswa agar terus mengasah kemampuan kreativitasnya dalam pembuatan film, sehingga benar-benar bisa bersaing di tingkat nasional. Selain memiliki kemampuan akademik, mahasiswa juga harus memiliki kemampuan seninya ke tengah-tengah masyarakat.

Ketua Umum Yayasan UISU Prof. Dr. Zainuddin pada kesempatan itu juga memaparkan kilas balik sejarahnya berdiri UISU oleh tokoh-tokohnya yang cukup gigih seperti H Bahrum Jamil, SH, H Adnan Banawi, Rifai Abdul Manaf, Sabaruddin Ahmad, dan Hj Sariani AS.

Pembantu Rektor III Prof. Effendi Barus. Ph.D ketika menutup Festival Film Pendek tersebut juga menyatakan rasa salutnya atas kemampuan para mahassiswa UISU dalam hal pembuatan film. Namun katanya, kreativitas mahasiswa UISU dalam bidang seni ini harus terus dipupuk sehingga nantinya bisa bersaing di tingkat nasional. (adm)