Pelantikan PR 2 dan PR 4 UISU Masa Bakti 2015 – 2019

Pelantikan PR 2 dan PR 4 UISU Masa Bakti 2015 – 2019

2018 Seluruh Prodi di UISU Terakreditasi B

Rektor UISU Lantik PR II dan PR IV

MEDAN- Tahun 2018 seluruh program studi yang ada di lingkungan UISU harus mendapat peringkat B dan bebeapa diantaranya harus dapat meraih peringkat A sesuai dengan rencana strategis UISU. Demikian disampaikan Rektor Prof. Dr. Mhd Asad, MSi melantik Dra Hj Asnawati Matondang MSP selaku Pembantu Rektor Bidang Administrasi Umum dan Keuangan dan Drs H Syarifuddin Elhayat, MA selaku Pembantu Rektor Bidang Hubungan Kerjasama dan Kelembagaan periode 2015-2019, Selasa (2/5) di Aula Yayasan UISU Medan.

Untuk itu, kata Rektor, pembantu Rektor Bidang Hubungan Kerjasama dan Kelembagaan yang baru dialntik harus bekerja keras untuk merealisasikan target di tahun 2018 itu. Saat ini, katanya, dari 29 Program Studi di UISU, 21 diantaranya sudah berhasil mendapatkan akreditasi B dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT) Ristek Dikti. Beberapa diataranya kini dalam proses reakreditasi. Tahun 2018, ujar Rektor, mengatakan beberapa Prodi yang dianggap siap harus mengajukan rekareditasi untuk mendapatkan peringkat A.

Hadir pada pelantikan itu, Ketua Pembina Yayasan UISU T.Hamdi Oesman Delikan Alhajj, Ketua Umum Yayasan UISU, Prof. Dr. Zainuddin, MPd serta unsure pengurus dan pengawas Yayasan UISU lainnya. Selain itu, hadir juga seluruh jajaran Dekan dan unsure pimpinan Fakultas di lingkungan UISU.

Dikatakan Rektor, Asnawati Matondang sebelumnya menduduki posisi PR IV Bidang Hubungan Kerjasama dan Kelembagaan. Sedangkan Syarifuddin Elhayat menduduki posisi PR V bidang Pembangunan. Sedangkan untuk posisi Pembantu Rektor V, kata Rektor, kembali ditiadakan sebagaimana sebelum-sebelumnya.

Rektor menyebut bahwa pelantikan yang dilakukan tak lebih dari sekedar reshuffle kabinet, karena pelantikan ini terjadi setelah Mhd Nuh selaku Pembantu Rektor II Bidang Administrasi Umum dan Kepegawaian mengundurkan diri, sehingga posisi PR II untuk beberapa bulan mengalami kekosongan.

Rektor mengakui bahwa persaingan antara perguruan tinggi semakin tajam, sebab sudah ada perguruan tinggi luar Sumatera yang menargetkan akreditasinya memperoleh nilai akreditassi A.
“Untuk itu semua kita harus merasakan bahwa ini sebagai tantangan, yang harus disiasati dengan kerja keras,”tegas Rektor, seraya mengajak semua pihak di lingkungan UISU untuk menciptakan akademis yang kondusif.

Rektor mengingatkan jajarannya untuk tidak saling salah menyalahkan, tetapi harus saling mengkoreksi diri sendiri. Dia juga mengingatkan untuk tidak menyebarkan informasi hoax sehingga membuat orang lain terprovokasi. “Setiap kita menerima informasi harus diseleksi (tabayun) sehingga tidak akan merugikan diri sendiri dan merugikan orang lain,”ucapRektor seraya kembali menekankan untuk tidak lagi mengingatkan masa lalu UISU, tetapi harus kerja keras guna mengejar ketertinggalan, sehingga UISU akan kembali mengalami masa kejayaan.

Sementara itu, Ketua Umum Yayasan UISU Prof. Dr.Zainuddin , MPd dalam sambutannya mengingatkan untuk melakukan kerja keras dalam meningkatkan jumlah mahasiswa baru UISU. Dia minta lakukan berbagai strategi agar UISU semakin diminati para calon mahasiswa. Prestasi yang diraih UISU dengan mendapatkan peringkat institusi B merupakan modal besar untuk UISU. “Hanya 9 perguruan tinggi, termasuk UISU yang berhasil mendapatkan peringkat akreditasi institusi B dari 300 perguruan tinggi di Sumatera Utara.,”katanya.