Rektor UISU Buka Job Fair Serta Corporate & UKM Expo

rektor uisu
Rektor Universitas Islam Sumatera Utara (UISU) Mhd Asaad membuka gelaran Job Fair III serta Corporate & UKM Expo yang diselenggarakan Pusat Pengembangan Kewirausahaan dan Ketenagakerjaan (P2K2) UISU, di kampus Jalan Sisingamangaraja Medan, Senin (16/6).

Kegiatan akan berlangsung hingga Rabu (18/6), memberi kesempatan kepada pencari kerja untuk mencari peluang berkarir pada perusahaan-perusahaan yang membuka stand di job fair tersebut, sekaligus memberi wawasa ke masyarakat khususnya mahasiswa terhadap kegiatan kewirausahaan dengan aneka produk kreatif yang disuguhkan lewat stand pameran.
Ketua P2K2 UISU Deni Faisal Mirza mengatakan, job fair menghadirkan 17 perusahaan yang sedang mencari tenaga kerja, berasal dari sejumlah sektor industri seperti perkebunan, perbankan, manufactur, eksportir, asuransi dan sebagainya.
“Job fair ini membuka kesempatan sebesar-besarnya bagi sarjana, bukan hanya lulusan UISU tapi perguruan tinggi lain, untuk mendapatkan peluang berkarir,” kata Deni.
Job fair kali ini ada perbedaan dengan dua gelaran sebelumnya, karena mereka menghadirkan keseimbangan kesempatan antara pencari kerja dengan pelaku usaha.  Diwujudkan dengan hadirnya 17 stand pelaku usaha dari berbagai jenis industri rumah tangga serta jasa, dilengkapi pula dengan stand perusahaan besar (corporate) semacam perbankan dan otomotif.
Mereka menghadirkan pelaku usaha dari tiga kabupaten/kota yakni Kabupaten Serdang Bedagai, Kota Bijai dan Kota Medan sendiri. Di antara mereka adalah pelaku usaha yang berlatar belakang alumni UISU, juga ada yang masih berstatus mahasiswa.
“Itu yang kami sebut ada keseimbangan antara pencari kerja dengan pelaku usaha yang notabene justru membuka lapangan kerja bagi orang lain,” sambungnya.
B Ompu Tuan Sihombing, Kepala Bidang Ketenagakerjaan ada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sumatera Utara yang hadir mewakili kepala dinas mengatakan, melalui kegiatan ini UISU telah membuka wawasan entrepreneurship bagi mahasiswa.
“Karena pada akhirnya mereka tidak hanya berpikir untuk mencari kerja, tapi bagaimana juga bisa menciptakan lapangan kerja bagi diri sendiri dan orang lain,” katanya.
Sementara rektor menyatakan, secara faktual tidak semua alumni perguruan tinggi mau bekerja pada orang lain, yang berarti menjadi pegawai atau karyawan.
“Sebagian justru memiliki jiwa wirausaha. Itu positif, karena negeri ini jumlah wirausahawannya masih kurang dari 2%, jadi diharapkan lewat lembaga perguruan tinggi akan lahir lebih banyak entrepreneur sehingga bisa lebih mewarnai kehidupan ekonomi nasional,” kata Asaad pada acara yang turut dihadiri para peserta job fair.
Tapi apapun pilihan karirnya, rektor berpesan yang penting maksimal dalam bekerja, bukan sekadar coba-coba. Dengan begitu akan tercapai kehidupan karir yang mapan.
Usai acara pembukaan, rektor bersama perwakilan dari instansi pemerintah serta sejumlah pimpinan UISU lain meninjau stand perusahaan-perusahaan yang ikut job fair, lalu meninjau stand pameran seraya mengagumi sejumlah produk yang ditampilkan di sana. Antara lain produk makanan olahan daun bakau (mangrove) dari UMKM binaan Pemkab Serdang Bedagai, rektor mengaku baru kali ini mencicipi makanan dari olahan bahan tanaman tersebut.
Lalu produk-produk lain seperti sepatu Bro’nso yang pengusahanya alumni UISU, serta stand yang menampilkan berbagai jenis bibit tanaman di antaranya bibit pepaya california, yang pengembangnya PT Kresna Citra Utama juga dipimpin alumni UISU. #
Teks foto :
Rektor UISU Mhd Asaad berbincang dengan pimpinan PT Kresna Citra Utama, yang perusahaannya merupakan salah satu pengisi stand job fair serta expo yang diselenggarakan Pusat Pengembangan Kewirausahaan dan Ketenagakerjaan (P2K2) UISU di kampus Jalan Sisingamangaraja Medan.